Sabtu, 05/05/2012
Maaf, Orang Kaya Tidak Berbelanja Lewat Ponsel
PENULIS : Erly Susana

Plasadana.com - Tak selamanya, perumpaan bahwa orang kaya memiliki dunia di jari tangannya bisa benar. Buktinya, untuk urusan belanja, mereka lebih memilih menggunakan kakinya melangkah ke toko ketimbang dengan jari tangan, menggunakan telepon selular.

Dari survei lembaga independen The Luxury Institute tahun ini, ditemukan bahwa 60 persen orang kaya pengguna telepon pintar mengaktu tidak pernah berbelanja menggunakan telepon. Mereka lebih suka langsung datang ke tempatnya, baik di mal atau butik.

Itulah perilaku responden dengan kekayaan rata-rata US$ 2,8 juta atatu setara Rp 25,2 miliar dengan kurs Rp 9.000 per dolar AS. per tahun, penghasilan mereka mencapai US$ 150 ribu atau Rp 1,35 miliar atau Rp 112,5 juta per bulan.

Sebagian besar alasan yang lebih suka pergi ke toko, pada umumnya ingin merasakan pengalaman di dalam ruang penjualan yang dikunungi. Selain itu, mereka juga ingin menyentuh barangnya sebelum dibeli.

"Mereka menyukai pengalaman di toko, karena kadang-kadang justru menjadi hiburan," ujar Milto Pedraza, CEO Luxury Institute.

Sekitar 29 persen responden mengaku penolakan belanja lewat ponsel demi keamanan. Namun, ada 22 persen yang memilih belanja online, namun tidak dengan ponsel, melainkan melalui perangkat digital dengan layar lebih lebar semacam iPad.

"Ada 7 persen yang mengaku tidak tahu bagaimana caranya berbelanja lewat ponsel," ungkap hasil survei tersebut."Saya pikir, mereka juga manusia seperti kita," lanjut Pedraza, mengomentari perilaku para orang kaya itu.

Share :    
Email To Friend

KOMENTAR





Mohon memasukkan nama, email dan komentar anda apabila ingin memberikan komentar. Kami tidak bertanggung jawab atas segala isi dari komentar yang anda kirimkan.

Nama
Email
Komentar
Isi Captcha