Senin, 07/05/2012
Bursa Saham Terimbas Efek Suksesi Prancis
PENULIS : Fahmi Anwari

Plasadana.com - Setelah mengukir rekor tertinggi dua kali berturut-turut pada pekan lalu, indeks harga saham gabungan (IHSG) terancam terkoreksi pada perdagangan saham hari Senin ini (7/5). Selain faktor aksi ambil untung, potensi koreksi muncul oleh sentimen negatif suksesi kepemimpinan di Prancis. Sementara harga emas terus terpuruk.

Sentimen negatif dari kawasan Eropa itu setidaknya sudah membakar bursa saham di kawasan Asia pada pembukaan perdagangan Senin pagi ini. Setelah tutup selama empat hari pada pekan lalu, indeks Nikkei dan indeks Topix di bursa Tokyo pada pembukaan perdagangan hari ini langsung anjlok masing-masing 2,54 persen dan 2,39 persen. Sementara indeks Hang Seng di bursa Hong Kong terpangkas 2,13 persen. Otomatis, indeks MSCI Asia Pacific turun 1,4 persen.

Para investor memilih melego sahamnya menyusul terpilihnya presiden baru Prancis dari Partai Sosialis, Francois Hollande, yang menggantikan Nicholas Sarkozy. Suksesi kepemimpinan di salah satu negara besar di Eropa itu dikhawatirkan bakal mengganggu kesepakatan penyelesaian krisis utang di zona Eropa.

"Muncul kecemasan masalah utang di Eropa bertambah serius. Euro dilanda aksi jual di pasar mata uang," kata Toshiyuki Kanayama, Market Analyst Monex Inc. di Tokyo.

Tak hanya pergantian kepemimpinan di Prancis yang memerahkan bursa saham Asia pada awal pekan ini. Sentimen negatif lainnya adalah rilis data lapangan kerja di Amerika Serikat (AS) tidak begitu memuaskan. Faktor ini pula yang membuat saham-saham di Wall Street berguguran pada Jumat pekan lalu. Indeks Dow Jones dan indeks S&P 500 di bursa New York terpangkas masing-masing 1,27 persen dan 1,61 persen.

Alhasil, IHSG sulit berharap efek positif dari luar negeri untuk mendukung pertumbuhannya pada hari ini. Potensi koreksi IHSG juga semakin besar karena sentimen negatif dari dalam negeri. Seperti, kebijakan pengenaan bea keluar untuk 14 barang tambang yang akan menurunkan harga saham emiten sektor pertambangan.

Sementara itu harga emas di pasar internasional pada perdagangan Senin pagi ini sudah turun 0,45 persen menjadi US$ 1.637 per oz. Penyebabnya adalah penguatan mata uang dollar AS.

Share :    
Email To Friend

KOMENTAR





Mohon memasukkan nama, email dan komentar anda apabila ingin memberikan komentar. Kami tidak bertanggung jawab atas segala isi dari komentar yang anda kirimkan.

Nama
Email
Komentar
Isi Captcha