Rabu, 09/05/2012
Bos Yahoo Minta Maaf
PENULIS : Aci Ananda

Plasadana.com - Dewan Komisaris Yahoo Inc dikabarkan bersidang untuk membahas skandal kesarjanaan Scott Thompson, CEO Yahoo yang baru diangkat awal tahun ini.

Kasusnya diangkat oleh Daniel Loeb, salah satu perwakilan pemegang saham, yang menemukan bahwa Thompson ternyata hanyalah sarjana akuntansi. Sementara selama ini yang terpublikasikan, mantan Presiden PayPal itu mengaku sebagai sarjana komputer juga.

Sebelumnya, manajemen sudah menjawab bahwa "ini hanyalah kesalahan sepele." Namun dibenarkan bahwa Thompson memang hanya sarjana akuntansi.

Kasus ini pun ramai diperbincangan oleh publik dan media. Kemudian, dan Loeb secara resmi menyampaikan komplain kepada Dewan Komisaris, sampai akhirnya dibahas di tingkat perwakilan pemegang saham. Seorang sumber di Yahoo yang dikutip Reuters menyebutkan, pertemuan para bos Yahoo itu guna membahas kasus tersebut.

Thompson pun sudah meminta maaf soal skandal gelar akademik tersebut. Permohonan maaf itu disampaikan melalui surat elektronik ke para karyawan, yang salinannya disaksikan oleh Reuters.

Memo permintaan maaf itu keluar beberapa jam setelah Loeb, Kepala Eksekutif Third Point yang memilii 5,8 persen saham Yahoo, menyampaikan surat resmi yang meminta pengangkatan Thompson dikaji ulang.

"Saya ingin kalian (karyawan) memahami, betapa menyesalnya saya bahwa kasus ini berdampak kepada kalian dan perusahaan," tulis Thompson dalam suratnya pada 3 Mei. "Saya berharap kita terus bekerja keras memajukan perusahaan. Saya bertanggung jawab pada kasus ini, dan saya memohon maaf pada kalian semua."

Pada memonya itu, Thompson menambahkan bahwa dia menghormati keinginan para pemegang saham untuk melakukan kajian independen yang komprehensif terkait kasus ini. "Tapi sementara itu berjalan, mari kita bekerja keras."

Share :    
Email To Friend

KOMENTAR





Mohon memasukkan nama, email dan komentar anda apabila ingin memberikan komentar. Kami tidak bertanggung jawab atas segala isi dari komentar yang anda kirimkan.

Nama
Email
Komentar
Isi Captcha