Kamis, 10/05/2012
Alasan BI tak Bisa Campuri Konflik Mirta Vs Citibank
PENULIS : Nur Cahyo

Plasadana.com - Bank Indonesia menyatakan tidak bisa terlibat dalam sengketa antara Citibank N.A Indonesia dengan Mirta Kartohadiprodjo. Bagaimana aturan main sebenarnya?

Salah satu alasan yang diungkap oleh juru bicara Bank Indonesia Difi A. Johansyah, lantaran yang dipersoalkan oleh nasabah adalah keuntungan, bukan pokok kerugian. "Apalagi reksadana, bukan produk perbankan," ujarnya, Kamis (10/5/2012). [Konflik Bos Femina Versus Citibank] Sebenarnya Peraturan Bank Indonesia No.8/5/PBI/2006 telah mengatur. Aturan tersebut berisi soal mediasi perbankan. Inilah pokok-pokok aturannya.

1.  Nasabah atau perwakilan nasabah dapat mengajukan upaya penyelesaian sengketa melalui mediasi ke BI apabila nasabah merasa tidak puas atas penyelesaian pengaduan nasabah;

2.  Sengketa yang dapat diajukan penyelesaiannya adalah sengketa keperdataan yang timbul dari transaksi keuangan yang memiliki tuntutan finansial paling banyak Rp. 500.000.000,00 (Lima ratus juta rupiah). Nasabah tidak dapat mengajukan tuntutan finansial yang diakibatkan oleh tuntutan immaterial;

3.  Pengajuan penyelesaian sengketa tidak melebihi 60 (enam puluh hari) kerja saat tanggal surat hasil penyelesaian pengaduan yang disampaikan bank kepada nasabah;

4.  Pelaksaan proses mediasi sejak ditandatanganinya perjanjian mediasi samapi dengan penandatanganan Akta Kesepakatan oleh para pihak dilaksanakan dalam waktu 30 hari kerja dan dapat diperpanjang sampai dengan 30 hari berikutnya berdasarkan kesepakatan nasabah dan bank;

5.  Akta kesepakatan dapat memuat menyeluruh, kesepakatan sebagian, atau tidak tercapainya kesepakatan atau kasus yang disengketakan.

Sebagai catatan, sengketa Mirta dengan Citibank jauh di atas daftar maksimum yang bisa ditangani BI yang Rp 500 juta. Sebab, nilainya mencapai Rp 22 miliar. Di dalamnya adalah potensi keuntungan Rp 10 miliar.

Share :    
Email To Friend

KOMENTAR





Mohon memasukkan nama, email dan komentar anda apabila ingin memberikan komentar. Kami tidak bertanggung jawab atas segala isi dari komentar yang anda kirimkan.

Nama
Email
Komentar
Isi Captcha