Rabu, 23/05/2012
Raja Ritel Busana Eropa: Rancangan Artis di H&M
PENULIS : Erly Susana

Plasadana.com - Semua produk H&M didesain oleh 95 perancang busana di Stockholm. Bahkan artis sekelas Madonna jadi perancangnya, begitu juga Stella McCartney, putri pentolan The Beatles Paul McCartney.

Untuk menekan biaya, Stefan Persson menggunakan strategi outsourcing pada unit produksi H&M. Karena itu, sekitar 900 tempat produksinya berada di 21 negara yang memiliki upah buruh rendah, seperti Bangladesh, China, dan Turki.

Berkat strategi itu, 21 pabrik H&M mampu meringkas waktu produksi. Proses pengerjaan, mulai dari meja gambar hingga produk sampai di toko, hanya butuh waktu tiga minggu.

Selain memasarkan fesyen dengan harga terjangkau, mulai 2004, H&M menggandeng perancang busana papan atas untuk koleksi eksklusifnya yang ditujukan pada masyarakat menengah ke atas. Pada November tahun itu, beberapa toko H&M menawarkan koleksi eksklusif dari Karl Lagerfeld. Dalam satu jam saja, seluruh koleksi itu ludes terjual.

Setahun kemudian, H&M meluncurkan koleksi eksklusif dari Stella McCartney, perancang busana muda yang juga anak perempuan Paul McCartney, salah satu pentolan grup musik The Beatles. Pada November 2006, H&M meluncurkan koleksi avant garde dari perancang asal Belanda, Viktor & Rolf.

Setahun berselang, Persson dan H&M-nya akan kembali membuat sensasi dengan meluncurkan kolaborasinya dengan penyanyi terkenal, Madonna. Produk busana rancangan Madonna berlabel "M" untuk H&M sudah diluncurkan Maret 2007. Lagi-lagi, penjualannya juga laris manis.

Tak heran, pada kuartal satu 2007, H&M mengantongi laba bersih sebesar US$ 330 juta. Sementara, angka penjualan bersih dari seluruh tokonya yang berjumlah 1.351 toko yang tersebar di seluruh dunia mencapai US$ 2,4 miliar.

Share :    
Email To Friend

KOMENTAR





Mohon memasukkan nama, email dan komentar anda apabila ingin memberikan komentar. Kami tidak bertanggung jawab atas segala isi dari komentar yang anda kirimkan.

Nama
Email
Komentar
Isi Captcha