Senin, 28/05/2012
Peringatan Terakhir Buat Google dari Eropa
PENULIS : Aci Ananda

Plasadana.com - Otoritas persaingan usaha Uni Eropa memberikan peringatan terakhir kepada Google Inc., perusahaan mesin pencari terbesar di dunia untuk mengubah cara bisnisnya. Jika tidak, denda 10 persen dari pendapatan bakal dikenakan.

Joaquín Almunia, Komisioner Otoritas Persaingan Usaha Uni Eropa, mengatakan ultimatum tersebut diberikan setelah pihaknya melakukan penelitian selama 18 bulan. Dari sini ditemukan bahwa model bisnis Google, yang saat ini menguasai pangsa pasar mesin pencari hingga 80 persen, mengarah ke monopoli.

Jika perusahaan yang dipimpin Larry Page itu tidak mengubah model bisnisnya, kata Almunia seperti dikutip Financial Times, itu berarti Google memilih denda. Yakni, 10 persen dari total pendapatannya. Kini, Google masih diberikan kesempatan beberapa minggu untuk melakukan perubahan.

Tuduhan yang diberikan Uni Eropa ini, selain penguasaan pasar, juga dianggap bisa mematikan pasar iklan yang juga dikuasai oleh Google. Sebab, model bisnis iklan yang dilakukan oleh perusahaan tersebut melalui mesin pencari, sehingga iklan dipasang sesuai dengan kata kunci. Intinya, apa yang dilakukan sekarang oleh Google bisa mematikan banyak bisnis.

Eric Schmidt, Execuive Chairman Google, jelas menolak tudingan ini. "Kami tidak sepakat sampai mereka (Uni Eropa) mampu mempelihatkan data akurat, pada bagian mana kami melanggar peraturan," ujarnya.

Share :    
Email To Friend

KOMENTAR





Mohon memasukkan nama, email dan komentar anda apabila ingin memberikan komentar. Kami tidak bertanggung jawab atas segala isi dari komentar yang anda kirimkan.

Nama
Email
Komentar
Isi Captcha