| Sabtu, 09/06/2012 |
| Alasan Barang-barang Ini Mahal (1) |
| PENULIS : Erly Susana |
Turnbull & Asser: mengandalkan desain khusus Plasadana.com - Jika urusannya sudah terkait dengan buatan tangan berkualitas tinggi, desain khusus yang terbatas, eksklusivitas, selamat merogoh kocek lebih dalam untuk mendapatkan barang dengan ciri seperti itu. Apalagi ditambah dengan embel-embel merek terkenal di dalamnya. Jangan tanya soal mutu dan kualitasnya, dijamin terjaga dengan sangat ketat. Tapi toh banyak konsumen bersedia membayar mahal untuk sebuah produk yang mereka lihat layak untuk dibeli. Ditambah lagi kalau sudah melihat mereknya. Merasa ada eksklusifitas tersendiri. Selagi konsumen merogoh kocek lebih dalam untuk produk tersebut, para produsen dan desainer memiliki alasan mengapa produk mereka layak mahal. Beragam dalil biasanya muncul. Bisa karena buatan tangan atau edisi terbatas, atau mungkin saja produk tersebut disertai dengan perhiasan. Apapun alasannya, kebanyakan konsumen tidak keberatan dengan harga yang tercantum. Penjualan barang mewah terus meningkat di seluruh dunia. Bahkan menurut data Bain & Company, perusahaan riset seperti dikutip CNBC, tingkat permintaan terhadap barang mewah sudah naik dua kali lipat sejak akhir krisis keuangan empat tahun silam. Para peritel seperti Coach dan Saks pun bisa menyaksikan sahamnya di bursa terus naik dalam tiga tahun terakhir. Turnbull & Asser Apa yang membuatnya mahal? Pakaian pria yang lahir di Inggris ini tidak bisa ditemui di rak pakaian umumnya para pengecer. Maklum, produk klasik ini buatan tangan. Baju buatannya didesain dari 36 potong kain harus melalui 17 tangan para pembuat, sebelum akhirnya menjadi sebuah kemeja yang utuh. Jika Anda tertarik dengan produk yang dibuat khusus ini, apalagi ingin dibuat penyesuaian-penyesuaian, silakan siapkan dana: Rp 3.240.000 sampai Rp.5.310.000 per potong kemeja. Tapi pemesanan harus minimum enam, baru dilayani. Berarti, siap-siap dana hampir Rp 40 juta. KOMENTARMohon memasukkan nama, email dan komentar anda apabila ingin memberikan komentar. Kami tidak bertanggung jawab atas segala isi dari komentar yang anda kirimkan. |