Sabtu, 29/09/2012
Tujuh Trik Menangkan Negosiasi
PENULIS : Peppy Ramadhyaz

Plasadana.com - Negosiasi adalah salah satu kegiatan paling penting dalam dunia bisnis. Saat bernegosiasi sebagai pedagang, Anda mempertaruhkan semua yang dimiliki agar bisa memikat klien. Sebaliknya, saat menjadi konsumen, Anda bakal berusaha mati-matian agar mendapat kesepakatan yang menguntungkan.

Tapi tak semua orang paham trik untuk memenangkan negosiasi. Berdasarkan riset psikologi, media bisnis Amerika Serikat Open Forum menyimpulkan tujuh cara bernegosiasi dengan baik serta menuai hasil yang menguntungkan. Apa saja triknya?

1. Fokus pada lima menit pertama

Dalam riset yang dipublikasikan Journal of Applied Sciences, fase lima menit pertama menentukan hasil akhir negosiasi. Dalam masa tersebut, Anda bisa mencari tahu seperti apa sifat dan kehendak si klien. Di pihak lain, si klien tengah memperhatikan dan menilai kemampuan Anda. Karena itu, buatlah kesan yang baik dan fokus pada konteks yang hendak dibicarakan.

2. Beri tawaran tertinggi

Dalam artikel berjudul "inCurrent Directions in Psychological Science", para analis mengatakan kita harus memulai negosiasi dengan sikap dan tawaran yang paling tinggi. Penawaran awal bakal menjadi acuan negosiasi. Acuan ini bakal menggiring penilaian klien atas sesuatu yang kita tawarkan.

3. Jadilah yang pertama

Studi yang dilakukan Harvard Business School menyebutkan, Anda bakal mendapat keuntungan lebih besar jika menjadi pihak pertama yang menyampaikan argumen. Dengan demikian, inisiatif dan acuan negosiasi berada di tangan Anda.

4. TUnjukkan ketertarikan Anda

Intinya, Anda harus membawa energi positif selama bernegosiasi. Tunjukkan bahwa Anda bersemangat dan tertarik dengan deal bisnis yang sedang dibicarakan. Pancarkan senyum dan pasang mimik wajah yang menawan.

5. Minum kopi

Ternyata kopi bisa membantu Anda lebih percaya diri dalam bernegosiasi. Studi dalam European Journal of Social Psychology menyebutkan, kafein membantu memberi energi tambahan dan merangsang Anda untuk bersikap rileks dan hangat. Dalam sebuah negosiasi, sikap rileks sangat diperlukan agar Anda bisa berpikir dan berbicara dengan jernih.

6. Sajikan data

Argumen tanpa data sangatlah buruk. Pemaparan data yang brilian juga bisa membuat orang lain yakin dan kagum akan kemampuan kita. Gita Johar, salah satu professor di Columbia Business School mengatakan pertarungan negosiasi bakal dimenangkan oleh pihak yang mempunyai dan bisa menyajikan informasi yang lengkap.

7. Desak dengan waktu

Yakinkan klien jika negosiasi ini harus cepat diselesaikan lantaran kebutuhan yang mendesak. Dalam artikel yang dipublikasikan oleh ScienceDaily disebutkan, satu produk akan laris salah satunya jika konsumen merasa membutuhkannya sesegera mungkin. Yakinkan jika tawaran Anda penting dan bisa saja diberikan kepada orang lain jika si klien mengulur waktu negosiasi.

Share :    
Email To Friend

KOMENTAR





Mohon memasukkan nama, email dan komentar anda apabila ingin memberikan komentar. Kami tidak bertanggung jawab atas segala isi dari komentar yang anda kirimkan.

Nama
Email
Komentar
Isi Captcha