Senin, 02/04/2012
BI Belum Diberitahu Akuisisi Danamon oleh DBS
PENULIS : Nur Cahyo

Plasadana.com - Bank Indonesia mengaku belum menerima pemberitahuan resmi dari PT Bank Danamon Indonesia Tbk terkait pembelian saham oleh DBS Group Holdings Ltd (DBS) senilai Rp 63 triliun. Karena itu, BI hanya masih ingin melihat perubahan struktur pemegang saham Danamon.

“Perubahannya akan kami lihat, apakah tergolong perubahan pemegang saham biasa atau perubahan saham pengendali. Kalau perubahan saham biasa bisa langsung dilaporkan untuk dilakukan uji kelayakan dan kepantasan (fit and proper test),” kata kepala Biro Hubungan Masyarakat BI Difi Ahmad Johansyah di Jakarta, Senin (2/4/2012).

Sedangkan jika perubahannya adalah perubahan saham pengendali, bank tersebut harus mengumumkan ke publik. Waktu untuk pengumumannya maksimal satu bulan sebelum dilakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Dengan begitu, bank memberikan waktu jika ada klaim dari publik.

“Setelah RUPS terjadi perubahan saham pengendali dan dilaporkan ke BI untuk fit and proper. Yang penting harus ada public disclosure,” papar Difi.

Pada jumpa pers hari ini, Presiden Komisaris PT Bank DBS Indonesia Bernard Tan mengatakan, DBS sedang mempersiapkan dokumen untuk diserahkan ke BI dan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK). "Secepatnya akan kami kirim," kata Bernard.

Bernard mengatakan, baik DBS Indonesia maupun Danamon nantinya akan digabung karena keduanya bersifat saling melengkapi (complimentary, namun mekanismenya belum diketahui. Pasalnya, harus menunggu persetujuannya terlebih dahulu oleh regulator.

Share :    
Email To Friend

KOMENTAR





Mohon memasukkan nama, email dan komentar anda apabila ingin memberikan komentar. Kami tidak bertanggung jawab atas segala isi dari komentar yang anda kirimkan.

Nama
Email
Komentar
Isi Captcha